Senin, 03 Mei 2010

Bercanda yang baik

Bercanda

Bercanda memang asik, bisa mengusir rasa penat sekaligus menghibur orang lain. Tapi, bercandapun ternyata ada aturannya, supaya tujuan menghibur tidak mendatangkan amarah dari orang lain. Lalu, bagaimana bercanda dengan baik ?
  • Dengan siapa ?
    Kita hendak bercanda dengan siapa, dengan teman sebaya, adik kecil, atau orang yang lebih tua ?? Bentuk candaan kita tidak bisa disamaratakan untuk segala usia. Kalau dengan teman sebaya atau adik misalnya, mungkin kita bisa mengagetkannya, Tapi, kalau dengan orang yang sudah tua, itu berbahaya. Dengan orang yang sudah tua, sebaiknya dengan lontaran kata kata yang lucu (yang dapat mengundang tawa)

  • Perhatikan suasana
    Saat hendak bercanda, perhatikan juga suasana disekitar kita. Kalau kita sedang belajar, hindari bercanda dengan orang lain. Perhatikan juga suasana hati orang lain. Jika orang itu sedang sedih atau sakit, lebih baik jangan diajak bercanda dulu, sebab bukannya terhibur, bisa bisa dia marah marah.

  • Pikirkan dampaknya
    Contohnya, bila seseorang terlihat malas menanggapi candaan kita, lebih baik tidak usah kita teruskan. Sebab, malah akan membuat suasana menjadi kaku dan tidak enak.

  • Hindari SARA dan fisik
    Dalam bercanda hindari kata kata yang menyinggung SARA (Suku, Agama, Ras dan Antar golongan) dan juga hindari kata kata yang menyinggung kekurangan fisik orang lain, seperti kerempeng, gendut, pesek, cebol, dan sebagainya. Karena, kata kata seperti itu sangat sensitif bagi orang orang tertentu, sehingga bisa menyinggung perasaan dan menimbulkan pertengkaran.

  • Tidak menyakiti orang lain
    Hindari pula candaan yang dapat menyakiti hati oranglain. Candaan yang menyakiti orang lain misalnya menyinggung latar belakang orang tersebut. Contohnya, " Anak sopir kok belagu!", "Bagaimana mau cantik, mamanya saja jelek!" dan sebagainya. Sedangkan contoh candaan yang menyakiti fisik orang lain adalah mengerjai dirinya hingga terpeleset, jatuh, tertimpa benda, menduduki sesuatu dan sebagainya.


    Dari majalah





Tidak ada komentar: